Minggu Sore
Sunday, February 25th, 2007Minggu Sore, baca Kompas Sabtu. Kemewahan tersendiri karena biasanya suka ga ada ;p
Ada cerita tentang Franky Sahilatua yang harus terbang 12 jam sebelum nyanyi di Tanah Merah, Ibukota Bovel Digul, Papua, tempat pembuangan tahanan politik dulu. Di halaman yang sama juga ada artikel tentang mantri statistik di Oksibili, Pegunungan Bintang, Papua. Orang hebat. Kebayang jadi mantri statistik di daerah yang penduduknya menyebar, sulit dijangkau pula. Tapi pada kenyataannya di Papua sini memang banyak orang hebat. Yang seringkali bikin gue malu kalau udah mulai berkeluh kesah dan banyak permintaan ;p
Papua memang luar biasa. Di sini gue ‘belajar’ setiap hari. Ga ”segampang” a dan b bisa jadi c. Karena masih ada e,f,g. Sampai z. Pake alfabet jenis lain kalau perlu hehe Teori2 runtuh deh. Gue pernah duduk selama sejam lebih sama seorang bidan, mencoba mencari jalan keluar supaya dia bisa kasih laporan 1 bulan sekali, tapi ujungnya gue jadi sedih ketika membayangkan untuk ke desa terdekat (di kecamatan lain pula) itu musti jalan 1 minggu lewat hutan
dan itu masih ditambah pake longboat 3 jam (kalau laut lagi bagus) dan masih pake mobil lagi ke Sorong. Jadi, kalau lagi ngitung budget (secara gue itu kan bankir gitu lho hehe), dengan jumlah uang yang sama besarnya, kalau di jawa sana gue bisa bikin training yang bagus, di sini cuma cukup buat transportasi saja. Di sini transportasi emang isu penting. Kalau saja ada transportasi darat antara Jayapura-Wamena, mungkin satu porsi ikan gurame rica-rica di Wamena ga akan sampe Rp 85,000 (itu pun kalau ada). Kalau ada transportasi darat antara Manokwari-Sorong, mungkin hasil bumi seperti rambutan, langsat dan mangga di Mega, pesisir Utara Sorong, ga akan sampai dibuang di perkampungan… Hm, pantes dulu pertama kali sampe Jayapura, expat UNDP bilang sama gue kalo semakin lama di Papua bukan bikin dia mengerti pemecahan masalah yang harus dilakukan, tetapi bikin dia memahami kenapa semua persoalan ini terjadi hehe emang seru banget. Gimana bikin training yang gampang dicerna buat orang yang baca jam aja ga bisa? ;p Gimana membahas paket pra kehamilan padahal gadis2 remaja yang menstruasi masih ”diungsikan” ke atas pohon? *masih ada lho yang seperti ini* Gimana… gimana.. gimana… pokoknya banyak banget ”gimana”.. Seru sih, tapi kadang frustasi juga :p
Yeah, bagaimana pun ini kan pilihan hidup. Daripada jadi pusing, mendingan kerja aja yuk…