Puasa baca berita
Saya dan grup belajar saya belajar bersama tadi siang. Kami
membahas soal-soal ujian 2 tahun lalu, salah satunya tentang vaksinasi di Lombok. Saya sempat kehilangan kata-kata ketika satu
teman membahas betapa kompleksnya kondisi di Indonesia. Untuk modul yang
terakhir, dia melakukan riset tentang Indonesia karena topik penelitian dia adalah soal bidan dan kaitannya dengan penurunan
angka kematian ibu dan bayi di Indonesia.
Melihat dan mendengar “orang lain” yang dengan fasihnya membahas negeri saya tercinta,
termasuk memberikan langkah-langkah untuk menurunkan angka kematian ibu dan
bayi… membuat saya tercekat. Terharu. Mungkin sulit buat dipercaya, tapi
melihat BUKAN warga negara ini dengan begitu semangat mencoba memberikan solusi
untuk persoalan bangsa ini… Yah, mungkin saya terlalu sentimentil…
Masalah sudah sedemikian banyak, kenapa tidak berkonsentrasi
pada pemecahannya saja? Bahkan untuk itu pun masih dibutuhkan kerja sama yang
kuat dan kerja yang sangat keras. Saya benar-benar tidak bisa mengerti.
Teman satu gedung di sini menanyakan soal berita penyebaran
uang dari atas pesawat di Indonesia (?). Saya bilang, saya tidak tahu. Sedang puasa
baca berita tentang Indonesia,
sedang malas. Terakhir baca tanggal 1 Juni lalu dan itu membuat saya mual. Sungguh.